Masyarakat luar negeri adalah pelaku ekonomi yang sangat penting. Berbagai kerja sama dalam bidang ekonomi dapat dilakukan dengan masyarakat luar negeri. Kerja sama tersebut tidak hanya berupa perdagangan, namun juga dapat berbentulMutukaran tenaga kerja, penanaman modal, pinjaman, dan bantuan. Masyarakat ekonomi luar negeri pada dasarnya merupakan pelaku ekonomi yang berhubungan dengan transaksi luar negeri. Sektor ini mencakup ekspor serta impor barang dan jasa, juga aliran modal yang berkait¬an dengan transaksi investasi serta perbankan. Transaksi luar negeri bersih (neto) akan mempengaruhi tingkat dan komposisi aktivitas ekonomi domestik dan keadaan neraca pembayaran negara. Berikut adalah bentuk hubungan antara suatu perekonomian dengan masyarakat luar negeri.
![]() |
| Arus Lingkar Kegiatan Ekonomi Empat Sektor |
- Perdagangan. Perdagangan luar negeri dapat mendatangkan keuntungan yang sangat besar. Berbagai produk dalam negeri yang dibutuhkan oleh negara lain apabila diekspor akan mendatangkan keuntungan berupa devisa. Dengan devisa ini suatu negara dapat mengimpor berbagai barang dan jasa yang dibutuhkannya dari negara lain. Hasil yang didapat adalah meningkatnya kesejahteraan masyarakat.
- Pertukaran Tenaga Kerja. Suatu negara yang mempunyai kelebihan tenaga kerja dapat mengirimkannya ke negara lain yang membutuhkan. Ini juog akan mendatangkan devisa. Indonesia, misalnya, telah «paikan banyak sekali pengiriman tenaga keija ke negara-fl^ara lain seperti Malaysia, Arab Saudi, Taiwan, dan sebagainya. Sebaliknya, Indonesia juga masih membutuhkan banyak tenaga ahli dari negara-negara maju, untuk digunakan keahliannya dalam mengelola berbagai sumber daya.Masyarakat ekonomi luar negeri pada dasarnya merupakan pelaku ekonomi yang berhubungan dengan transaksi luar negeri. Sektor ini mencakup ekspor serta impor barang dan jasa, juga aliran modal yang berkaitan dengan transaksi investasi serta perbankan. Transaksi luar ne|pri bersih (neto) akan mempengaruhi tingkat dan komposisi mctivitas ekonomi domestik dan keadaan neraca pembayaran negara.
- Penanaman Modal. Masyarakat suatu negara juga dapat menanamkan modalnya di negara lain untuk mengelola usaha. Di Indonesia banyak sekali perusahaan asing yang m®’ nanamkan modalnya, dan ini mendatangkan keuntungan karena dapat menambah kegiatan ekonomi dan membuka lapangan kerja.
- Pinjaman. Pinjaman luar negeri sangat berguna untuk secara cepat mengatasi masalah perekonomian dalam negeri yang sudah mendesak. Indonesia mempunyai banyak negara donor yang tergabung dalam CGI (Consultative Group on Indonesia), yang dapat memberikan pinjaman sesuai dengan kebutuhan. Selain itu, pinjaman juga bisa didapat dari beberapa organisasi internasional seperti International Monetary Fund (IMF) dan World Bank (Bank Dunia).
- Bantuan. Berbeda dengan pinjaman yang berarti hutang dan harus dikembalikan, semua negara sewaktu-waktu membu-tuhkan bantuan dari luar negeri. Hal ini terjadi dalam situasi seperti bencana alam dan perang.
Hubungan antira rumah tangga konsumsi, rumah tangga produksi, rumah tangga negara, dan masyarakat ekonomi luar negeri adalah sebagaimana terlihat pada gambar

0 comments:
Post a Comment