Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat banyak serta mencapai tingkat kesejahteraan ekonomi yang lebih baik, sumber daya yang bersifat langka haruslah dialokasikan atau digunakan secara efisien. Hal ini membutuhkan adanya tindakan pengambilan keputusan (decisiion-making), yang merupakan elemen penting dalam ekonomi atau sistem perekonomian suatu negara. Pengambilan keputusan ini berkaitan dengan pengalokasian sumber daya, pelaksanaan produksi, distribusi, dan konsumsi.
Sepanjang sejarah manusia, setiap masyarakat dan negara telah melakukan berbagai bentuk pengambilan keputusan yang dituangkan dalam bentuk hukum, sistem, dan lain sebagainya. Karena adanya lingkungan politik, sosial, dan hukum yang berbeda, maka tidak ada dua negara yang memiliki sistem ekonomi yang persis sama.
Berikut ini akan kita bahlf beberapa sistem ekonomi yang pernah ataupun masih dipakai oleh negara-negara di seluruh dunia. Semua sistem ekonomi ini pada intinya memiliki tujuan yang sama, yaitu bagaimana suatu masyarakat memecahkan permasalahan ekonomi yang telah kita bahas.
Sistem Ekonomi Tradisional (Traditional Economy)
Sistem ekonomi tradisional terdapat pada masyarakat yang mempunyai cara hidup yang juga tradisional. Masyarakat seperti ini adalah masyarakat terpencil atau terisolasi yang tidak mempunyai peradaban atau taraf hidup yang tinggi, dan belum mengenal teknologi. Dalam sistem ekonomi ini, masyarakat yang bersangkutan memproduksi sendiri barang-barang yang mereka butuhkan dengan cara sederhana. Mereka tidak mengenal perdagangan, dan semua aktivitas dilakukan menurut adat istiadat dan kebiasaan, serta turun-temurun.
Rumah tangga produksi dengan rumah tangga konsumsi biasanya tidak dibedakan. Dengan kata lain, peran sebagai produsen dan konsumen dilakukan oleh rumah tangga yang sama. Semua itu dapat mereka lakukan sendiri karena secara umum kebutuhan yang berusaha mereka penuhi tidak jauh dari makan dan minum saja. Hal ini dapat dilakukan dengan bercocok tanam, beternak, atau berburu.
SISI POSITIF DAN NEGATIF DARI SISTEM EKONOMI TRADISIONAL
Sisi Positif
|
Sisi Negatif
|
|
|
Sistem ekonomi terpusat merupakan suatu sistem di mana pemerintah memiliki kendali yang ketat dalam menentukan kepemilikan bisnis, laba, dan alokasi sumber daya untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan pemerintah. Semua faktor produksi adalah milik pemerintah sehingga hak individu tidak diakui. Tidak ada individu atau kelompok yang dapat berusaha dengan bebas dalam kegiatan perekonomian.
Komunisme dan sosialisme adalah bentuk dari ekonomi terencana. Banyak orang sering mencampuradukkan keduanya. Padahal komunisme dan sosialisme adalah dua hal yang berbeda. Komunisme adalah sistem ekonomi di mana tidak terdapat kepemilikan pribadi, barang-barang dimiliki oleh umum dan faktor-faktor produksi serta keputusan produksi dikendalikan oleh negara. Komunisme dicetuskan oleh Kari Marx yang percaya bahwa dihabiskannya kepemilikan pribadi akan memunculkan masyarakatjlanpa kelas yang menguntungkan semua pihak. Komunisme pernah dipraktikkan oleh Uni Soviet di masa lalu yang berakibat pada krisis ekonomi dan hancurnya Uni Soviet. Saat ini, komunisme hanya dipakai di beberapa negara seperti Korea Utara dan Kuba. Meskipun demikian, negara-negara ini telah menunjukkan tanda-tanda keterbukaan terhadap perusahaan swasta sebagai salah satu solusi tantangan ekonomi mereka.
Berbeda dengan komunisme, sosialisme adalah sistem ekonomi terencana dengan ciri kepemilikan dan penaonmrasian seluruh industri utama oleh pemerintah. Sistem ini memliki kemiripan dengan komunisme di mana industri yang penting bagi masyarakat tidak boleh diserahkan kepada perusahaan swasta. Namun sosialisme masih mengizinkan kepemilikan swasta untuk industri yang dianggap tidak begitu penting seperti toko, restoran, dan lain-lain.
SISI POSITIF DAN NEGATIF DARI SISTEM EKONOMI
TERPUSAT
Sisi Positif
|
Sisi Negatif
|
|
|
Sistem Ekonomi Pasar (Market System/Price System)
Pada sistem ekonomi ini, segala sesuatunya ditentukan oleh kondisi pasar. Pengaturan dan pengambilan keputusan mengenai produksi, distribusi, dan konsumsi dapat dilakukan oleh semua orang dengan sebebas-bebasnya karena semuanya berdasarkan mekanisme pasar, yaitu hubungan antara permintaan (demand) dan penawaran (supply). Harga ditentukan oleh kekuatan dalam pasar.
Aktivitas ekonomi yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan atau laba memberikan motivasi tersendiri bagi tiap individu untuk terus maju. Pemerintah cenderung lepas tangan terhadap pengalokasian sumber daya. Setiap orang bebas berusaha, berdagang, dan mempunyai hak milik. Dengan kata lain, perekonomian pasar adalah persaingan bebas atau kapitalisme. Namun demikian, sebenarnya pada masa sekarang ini sistem ekonomi pasar yang murni atau benar-benar bebas sudah tidak ada. Di negara manapun, pemerintah pasti turut campur atau melakukan intervensi dalam aktivitas perekonomian meski dalam derajat yang berbeda. Bahkan di negara-negara liberal atau kapitalis, seperti Amerika Serikat, Inggris, Perancis, Belanda, atau Jerman, terdapat campur tangan pemerintah dalam kegiatan ekonomi negara, meski tidak banyak.
SISI POSITIF DAN NEGATIF DARI SISTEM EKONOMI
PASAR
Sisi Positif
|
Sisi Negatif
|
|
|
Sistem Ekonomi Campuran (Mixed Economy System)
Sistem ekonomi pasar dan sistem ekonomi terpusat mempunyai cara pandang yang sangat berbeda mengenai pengoperasian ekonomi. Namun dalam praktiknya, kebanyakan negara menerapkan sistem ekonomi campuran, yaitu sistem ekonomi yang memadukan antara sistem ekonomi terpusat dengan sistem ekonomi pasar.
Pada sistem ekonomi ini, pemerintah dan swasta mempunyai peranan yang berimbang dalam kegiatan ekonomi. Pemerintah melakukan intervensi dengan cara membuat peraturan, menetapkan kebijakan fiskal, moneter, membantu dan mengawasi kegiatan sektor swasta, dan sebagainya, Dalam penerapannya, sistem ini bervariasi antara negara yang satu dengan lainnya, tergantung situasi perekonomian negara yang bersangkutan.
Perancis merupakan salah satu negara yang melakukan sistem ekonomi campuran. Selama ratusan tahun, Perancis memadukan kebijakan sosialis dengan ekonomi pasar. Industri perbankan, mobil, penerbangan, baja, dan kereta api dijalankan sebagai milik negara. Sementara industri yang tidak begitu vital dikuasai oleh swasta. Selama dua dekade terakhir, Perancis mulai melepas perusahaan negara kepada swasta melalui privatisasi. Secara keseluruhan.
PERBANDINGAN BERBAGAI SISTEM EKONOMI CAMPURAN
Tradisional
|
Terpusat
|
Pasar
|
Campuran
|
|
| Kepemilikan Sumber Daya |
Individu
|
Pemerintah
|
Swasta
|
Pemerintah dan Swasta
|
Harga
|
Belum ada perdagangan
|
Pemerintah
|
Mekanisme Pasar
|
pemerintah bisa mengintervensi
|
Persaingan
|
Tidak ada
|
Tertutup
|
Terbuka/Bebas
|
Terbuka bagi industri swasta
|
Kepemilikan Individu
|
Ada
|
Tidak ada (sangat kecil)
|
Ada
|
Ada
|
0 comments:
Post a Comment