Sunday, 30 March 2014

Kelangkaan dan Biaya Peluang

Posted by de Fairest at 04:42
Biaya Langsung

Segala sesuatu yang kita keluarkan atau kita korbankan untuk memperoleh sesuatu dapat kita sebut sebagai biaya. Biaya ini dapat berupa pengeluaran dalam'bentuk uang, atau hal lain yang tidak berkaitan langsung dengan uang. Biaya yang berhubungan dengan uang ini kita sebut sebagai biaya langsung.

Mari kita ambil contoh sebagai berikut. Kamu mempunyai dua pilihan setelah lulus SMU, bekerja atau kuliah. Jika kamu menghitung dari segi biaya langsung, berarti kamu menghitung semua uang yang kamu keluarkan saat kuliah (uang semester, uang buku, uang! transportasi, dan lain- lain). Setelah itu kamu akan membandingkan antara biaya langsung yang kamu keluarkan untuk kuliah tersebut dengan uang yang dapat kamu peroleh jika kamu lebih memilih untuk bekerja.
Biaya langsung amat berhubungan dengan biaya sehari- hari. Alasannya, biaya sehari-hari merupakan biaya yang dikeluarkan secara rutin untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia yang vital. Bahkan dalam kondisi ekonomi yang paling sulit sekalipun, manusia tetap akan berusaha untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, walaupun untuk itu ia harus mengorbankan kepentingan lainnya.

Sebagaimana telah kita lihat di atas, sumber daya yang ada sangatlah terbatas sehingga manusia dipaksa untuk membuat pilihan dalam hidupnya. Dengan membuat sebuah pilihan, berarti kita mengorbankan hal yang lain. Ketika kamu memutuskan untuk belajar, berarti kamu telah mengorbankan waktumu yang dapat kamu gunakan untuk bersenang-senang. Ketika kamu memutuskan untuk membeli buku, berarti kamu telah mengorbankan untuk tidak membeli baju. Terkait dengan pemilihan inilah muncul istilah yang disebut biaya peluang (opportunity cost).

Biaya peluang adalah pengorbanan yang dilakukan seseorang karena mengambil sebuah pilihan. Berbeda dengan biaya langsung yang berhubungan dengan uang, biaya pelua^ tidak harus berupa uang. Lihatlah kembali contoh di atas. Kita bisa membandingkan pilihan bekerja.

atau kuliah dengan uang yang didapat dan uang yang dikeluarkan. Selain itu, kita juga bisa membandingkan pengorbanan Ibunya seperti waktu yang dihabiskan, kesenangan, pergaulan, pendaman, ilmu pengetahuan, dan sebagainya. Inilah yang disebut sebagai biaya peluang. 

Perhitungan biaya peluang bagi setiap orang dapat berbeda, tergantung pada kondisi dan situasi yang dihadapi orang tersebut. Bagi seorang pelajar yang memiliki dukungan finansial yang baik, ia akan menganggap kuliah sebagai pilihan yang rasional. Namun bagi pelajar yang keuangan keluarganya kurang mencukupi, mungkin bekerja memberikan keuntungan yang lebih baik.

Terkait dengan alokasi sumber daya, konsep biaya peluang tidak hanya berlaku untuk individu, tetapi juga untuk sebuah perekonomian. Alokasi sumber daya (resource allocation) adalah keputusan tentang seberapa besar sumber daya alam, manusia, dan modal harus digunakan untdc melakukan proses produksi.

Terdapat banyak sekali. kejnungkinan dan pilihan dalam penggunaan semua sumbernya tersebut. Sebagai contoh, seberapa banyakkah sumber daya yang akan digunakan untuk pembangunan sarana publik, seperti jalan, jembatan, dan rumah sakit? Bagaimana dengan pendidikan? Apakah produksi peralatan militer juga dilakukan? Bagaimana dengan produksi barang-barang konsumsi dan barang modal?

Sebagaimana telah dibahas sebelumnya, sumber daya itu terbatas. Ketika sumber daya yang ada dipergunakan seluruhnya untuk berproduksi, maka sebuah barang dapat dihasilkan hanya jika sumber daya tersebut tidak dipergunakan untukmemproduksi barang lainnya.

Sebagai contoh, misalnya 2.200 buah komputer dapat dihasilkan jika perusahaan menentukan untuk mengurangi sumber daya yang akan digunakan untuk memproduksi mobil menjadi 600 buah saja. Hal ini menjelaskan kenapa kurva kemungkinan produksi memiliki kemiringan (slope) negatif. Alasannya tidak semua sumber daya dapat digunakan untuk memproduksi semua barang pemuas kebutuhan yang diinginkan. Jumlah produksi untuk suatu barang dapat dicapai dengan mengurangi produksi barang yang lain. 

Untuk sebuah negara, penentuan pilihan dan pengambilan keputusan tersebut harus dilakukan dengan sangat hati-hati dan penuh perhitungan. Hal ini disebabkan karena keputusan untuk melakukan produksi suatu barang atau jasa akan sangat mempengaruhi kemampuan memproduksi barang atau jasa lainnya. Apabila pertimbangan ini tidak dilakukan, akan berakibat pada merosotnya tingkat kesejahteraaiwekonomi, dan ini dapat menimbulkan kesengsaraan bagi rakyat banyak.



Sebagaimana dirimu, pemerintah juga diharuskan menetapkan kebijakan publik setiap harinya dengan proses yang mirip dengan proses pengambilan keputusan yang kamu jalani, hanya saja lebih kompleks. Setiap pilihan yang diambil dalam membuat keputusan memiliki 4#iko. Ada pilihan yang memiliki risiko tinggi dan sebaliknya ada yang tidak. Karena itulah, diperlukan kehati-hatian dalam membuat pilihan dan sikap bertanggung jawab atas segala risiko yang mungkin akan dihadapi dari pilihan tersebut.

0 comments:

Post a Comment

 

de Social Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos